Singapore’s World Gourmet Summit merayakan ulang tahun ke 20 tahun, sebuah pencapaian untuk acara tahunan populer yang membawa koki-koki ternama di dunia ke Singapura untuk workshop, kolaborasi dan perayaan gastronomi. Tahun ini, Indonesia diwakili oleh seorang penulis, chef dan konsultan makanan, Petty Elliott. Setelah menerbitkan dua buah buku mengenai masakan Indonesia dan menulis secara reguler untuk kolom makanan di The Jakarta Globe dan majalah kami yang lain NOW! Jakarta, Petty bisa dideskripsikan berada di misi satu-wanita untuk menyebarkan kelezatan masakan daerah Indonesia kepada dunia. Kami bertemu untuk berbincang-bincang di Thai Restaurant Tamarind Hill dimana dia berbagi dapur dengan Celebrity Chef Wan dari Malaysia dan koki restoran Tamarind Hill, Chef Wanthana Nikonsaen.



IMG_5907 edit1

Bagaimana rasanya diundang untuk berpartisipasi di World Gourmet Summit?
Saya sangat bahagia dan bangga diundang ke acara tahun ini. Saya harap WGS akan mengundang lebih banyak koki Indonesia di masa depan. Kami memiliki banyak bakat lokal hebat di Indonesia, dengan kreativitas dan gaya memasak yang baik, tetapi jarang mendapatkan kesempatan untuk ikut acara kuliner internasional.

Apakah Anda rasa acara-acara seperti WGS penting untuk industri ini dan kenapa?
Iya, acara-acara seperti ini sangat penting untuk industri ini. Setelah 20 tahun, WGS telah menjadi acara ikonis di Singapura, yang mengakui para profesional di bidang makanan dan minuman di Singapura dan wilayah sekitar. Ini adalah acara dimana koki-koki dari seluruh dunia bisa bertemu, berbagi keahlian dan menjelajahi warisan kuliner.

Saya begitu takjub dengan begitu banyaknya murid-murid kuliner yang magang untuk acara WGS. Mereka mendapatkan kesempatan untuk bekerja dengan banyak koki-koki internasional yang berbeda dan ini adalah kesempatan yang baik untuk mereka.

_DSC9470

Pengalaman apa di 2016 WGS yang berkesan bagi Anda?
Bekerja dengan Chef Wan dan Chef Pin di Tamarind Hill dan menyelenggarakan acara master class adalah sesuatu yang berkesan bagi saya. Kerja sama tim sangat penting di dapur profesional manapun, jadi begitu baik ketika kami bisa bekerja sama dengan bagus dengan tim Chef Pin dari Tamarind Hill. Saya memiliki waktu yang menyenangkan dengan acara master class saya, memperkenalkan beberapa hidangan daerah Indonesia kepada para pengunjung – saya memasak ikan Barramundi dengan saus tuturuga, kari kuning kunyit dari Manado, tempat saya dilahirkan.


Apa yang Anda pelajari ketika bekerja di dapur yang sama dengan para koki dari Malaysia dan Thailand.
Saya belajar walaupun Malaysia, Thailand dan Indonesia sama-sama menggunakan bahan dasar sama untuk hidangan mereka, hasilnya seringkali sangat berbeda. Saya kira saya tahu banyak mengenai masakan Thai, tetapi saya tidak tahu bahwa mereka juga menggunakan kecombrang sampai saya melihatnya digunakan di Tamarind Hill. Gula aren dari kampung halaman Chef Pin di Thailand juga adalah gula terbaik yang pernah saya cicipi – saya kira gula aren Indonesia adalah yang terbaik! Saya juga senang bisa mengenal Chef Pin dan Chef Wan lebih baik sepanjang acara.

 

Apakah Anda senang mengunjungi Singapura? Apa yang Anda sukai dari kota ini?
Saya suka mengunjungi Singapura. Kota dan negara ini begitu unik. Taman-tamannya begitu indah, sistem transportasi yang baik, tempat berbelanja dan surga makanan dengan berbagai hidangan istimewa dan berbeda, yang menangkap warisan dan modernitas Singapura. Singapura telah bermetamorfosis menjadi surga makanan, dari makanan hawker sampai dengan ulta fine dining.

Apabila Anda harus merekomendasikan sebuah ekspedisi makanan di Singapura, lima restoran atau outlet manakah yang akan Anda sarankan dan kenapa?
Yang pertama adalah Ryan Clift’s Tippling Club. Ia memiliki konsep yang baik dengan kombinasi makanan dan koktail dan Chef Ryan menciptakan makanan yang sangat enak! Atas atap di 1-Altitude juga merupakan lokasi yang tepat untuk segelas anggur atau koktail sambil menikmati pemandangan Singapura yang menakjubkan. Restoran lain yang juga istimewa adalah Jaan di Swissotel – saya suka makanan di sana. Saya juga suka Melben Seafood di Ang Mo Kio Avenue – ia jauh dari kawasan turis dan saya menyukai chili crab mereka, capit dengan kuning telur asin dan bee hon kepiting clay pot. Saya juga suka berkunjung ke pasar basah lokal, jadi saya sering pergi ke pasar Tekka di Little India dan pasar China Town Street – melihat-lihat begitu menyenangkan dan memberikan saya ide untuk masakan saya.

 _DSC9495

Apa pendapat Anda mengenai panggung makanan di Singapura dibandingkan dengan di Jakarta?
Panggung makanan dan industri di Singapura lebih besar daripada di Jakarta. Usaha makanan dan minuman impor begitu besar di Singapura. Makanan jalanan dan di hawker centre juga memiliki peranan penting untuk industri turis di Singapura, jadi penting untuk memiliki standar tinggi untuk keamananan dan kebersihan makanan. Ini tidak begitu terjadi di Jakarta. Harga di Singapura juga tentu lebih mahal dibandingkan dengan di Jakarta, terutama di restoran fine dining.

Bagaimana kota ini berubah dibandingkan dengan terakhir kalinya Anda ke sini?
Begitu banyak aspek yang berubah. Terutama lebih banyaknya restoran, lebih banyak pusat perbelanjaan dan apartemen, tetapi pemerintahan Singapura memiliki kemampuan untuk merencanakan dan merancang kota mereka dengan baik dan membuatnya kota yang ramah-lingkungan dan hijau. Transportasi umum juga gampang digunakan dan begitu menyenangkan berjalan di jalanan Singapura – saya jarang berjalan kaki di jalanan Jakarta. Ketika saya tiba di bandara Changi, saya merasa senang melihat betapa hijau bandaranya. Saya sangat suka melihat bagaimana Singapura menjaga warisan mereka dengan memelihara dan menjaga gedung-gedung bersejarah mereka. Pengakuan juga diberikan kepada bangunan-bangunan lama seperti toko kopi dan toko mie, yang telah menjadi merek warisan.

Petty Elliott memiliki buku baru berjudul ‘Jakarta Bites’ yang akan keluar segera. Kunjungi pettyelliot.com untuk informasi lanjut.

Comments

comments



Share:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

  NOW!Singapore

SUBSCRIBE TO OUR MONTHLY NEWSLETTER TO GET THE LATEST UPDATES.


en_GB
id_ID