Kreativitas dengan Cointreau

Terkini | Written By, NOW!Singapore | December 5th, 2016

Baru-baru ini, sebuah butik minuman keras Prancis, La Maison Cointreau, meluncurkan sebuah inisiatif global yang bertujuan untuk memberdayakan perempuan agar percaya pada mimpi mereka dan membina sebuah komunitas pendukung yang dikhususkan untuk perempuan oleh perempuan. Kampanye berpusat pada apa makna menjadi seorang pengusaha wanita sukses atau seniman dan membangun jalan Anda sendiri di dunia ini. Kami mewawancarai dua partisipan yang terlibat pada kampanye tersebut, Tracy Phillips dan Amanda Wong. Tracy Phillips telah menjadi advokat untuk kreativitas dan kewirausahaan selama bertahun-tahun dan berharap lebih banyak terlibat untuk membangun komunitas-komunitas pendukung di Singapura. Dan Amanda Wong adalah fotografer yang ingin terus mengasah bakatnya dengan melakukan perjalanan ke berbagai belahan dunia dan mendokumentasikan perjalanannya melalui lensanya.

tracy_20151028_004

NS: Bagaimana pendapat Anda tentang Cointreau Creative Crew dapat membantu orang-orang kreatif?
TP: Sebagai platform yang membawa orang-orang kreatif dari industri berbeda bersama, Cointreau Creative Crew merupakan sebuah kesempatan besar untuk saling belajar, menginspirasi dan memperluas perspektif. Itu juga merupakan bentuk pengakuan terhadapa pencapaian kerja para perempuan tersebut sejauh ini dan kami berharap ke depannya hal tersebut mampu mengundang kolaborasi-kolaborasi antara mereka dan partisipan baru melalui tiap acara.

NS: Mengapa Anda berpikir inisiatif tersebut penting?
TP: Pekerja kreatif sering mengharuskan kita untuk sibuk dengan pemikiran kita sendiri sehingga memiliki hubungan nyata dengan teman-teman terutama mereka yang berasal dari industri lain untuk menciptakan solidaritas, mengembangkan ide-ide dan solusi segar, semua hal yang diperlukan untuk proses kreatif dan terus meningkatkan karya mereka.

NS: Apa kekuatan dari sebuah komunitas kreatif?
TP: Komunitas kreatif biasanya juara untuk cara-cara baru yang lebih baik dalam melakukan sesuatu dan menikmati dunia. Ada inovasi, rasa ingin tahu dan ekspresi yang semuanya terbangun di dalamnya. Semua ini adalah pengaruh yang membuat dunia menjadi lebih baik.

NS: Siapa inspirasi terbesar dalam hidup Anda dan kenapa?
TP: Saya tidak pernah punya mentor tetapi saya sangat terdorong oleh orang-orang di keseharian saya dan prilaku kebaikan serta mereka yang melakukan perubahan positif dan inklusif. Saya percaya bahwa tiap orang dapat membuat sebuah perbedaan karena itu bagaimana kita berhubungan satu sama lainnya dari hari ke hari, itu yang paling berdampak bagi kehidupan masyarakat. Kita semua adalah pengaruh.

NS: Bagaimana Anda berharap untuk melanjutkan karir Anda dan di mana Anda ingin berada dalam lima tahun ini?
TP: Saya beharap masih dapat berkontribusi terhadap budaya, memperjuangkan kreativitas Asia kepada dunia dan menjadi kekuatan bagi perubahan positif.

NS: Apakah Singapura menjadi lebih dari sebuah pusat kreatif? Mengapa demikian?
TP: Saya pikir pemaparan dan keterbukaan kita terhadap tren global memberikan kita sebuah keuntungan. Ini juga merupakan hibah, inkubator dan kemudahan dalam melakukan bisnis, belum lagi penataan kembali bidang seni pada dekade terakhir sehingga generasi muda dapat memahami dan menghargai ekonomi baru yang mana kreativitas memainkan peran besar.

NS: Apa yang menjadi sorotan Anda di tahun 2016 sejauh ini?
TP: Memperluas perusahaan saya dan membentuk PPURPOSE, yang bermitra dengan TSLA, yang berfokus penuh pada peningkatan pemrograman yang berkembang secara kultural terhadap merk-merk yang kami hormati dan bagi mereka yang ingin dianggap di dunia masa kini. Dengan melakukan ini dan masih mampu menjadi bagian dari inisiatif yang memajukan budaya, seperti bekerja di radio gaya hidup saya di Lush 99.5, menjadi kontributor editor di buro247.sg dan direktur kreatif untuk Cointreau Creative Crew di Singapura.

NS: Hal kreatif apa yang ada di Singapura yang bisa menarik perhatian di beberapa bulan ke depan?
TP: Cointreau Creative Crew punya beberapa acara hingga akhir tahun. Tunggu saja.

NS: Apa yang lebih butuh dilakukan untuk memperkuat panggung seni di Singapura?
TP: Semua soal pendidikan dan menumbuhkan apresiasi terhadap seni sejak usia dini. Berkesempatan untuk lebih menyampaikan pendapat alternatif seperti di percakapan dan wacana yang menantang pemikiran dan keterbukaan pemikiran serta hati kita untuk kemungkinan-kemungkinan baru, tidak hanya apa yang kita lihat dan kita pakai. Kita seharusnya tidak perlu takut terhadap pandangan yang bertolak belakang terutama ketika itu dikomunikasikan melalui seni, kadang-kadang seperti ini cara terbaik untuk memulai pembicaraan dengan topik sensitif yang sebagai masyarakat kita harus berpikir tentang itu.

NS: Apakah ada pertumbuhan kewirausahaan perempuan di Singapura? Mengapa demikian?
TP: Menurut saya ini merupakan tren global dan Singapura memiliki perempuan yang berpendidikan tinggi dan giat berpergian. Dalam tiga tahun terakhir ini telah muncul banyak inisiatif dan acara yang menargetkan mereka, mulai dari ibu rumah tangga yang menjadi pengusaha, inkubator dan konferensi khusus perempuan hingga kisah-kisah di banyak media tentang bos perempuan.

Processed with VSCOcam with m5 preset

Processed with VSCOcam with m5 preset

NS: Apa yang menjadi sorotan Anda di tahun 2016 sejauh ini?
AW: Ini adalah pameran fotografi tunggal pertama saya yang mana tim Cointreau Singapore dan saya bersama-sama mengumpulkannya. Saya lebih dari bersyukur untuk segala masukan yang telah kami terima! Sungguh luar biasa memiliki wadah yang mendukung visi kreatif dan aspirasi saya. Ini merupakan perjalanan yang bergejolak dan saya sangat bersyukur untuk segala dukungan yang telah saya terima untuk mewujudkan itu.

NS: Bagaimana kru Cointreau Creative membantu Anda sebagai seorang seniman?
AW: Menjadi bagian dari Cointreau Creative Crew mendorong saya menjadi besar dan selalu menantang diri saya sendiri untuk melalui itu semua. Hal itu telah mengilhami dan mendorong saya untuk mencari proyek-proyek baru untuk bekerja. Pada gilirannya, saya juga akan melelang foto-foto pameran saya dalam rangka mengumpulkan dana beasiswa untuk mendukung calon seniman lainnya di luar sana. Sungguh bagus memiliki sebuah komunitas yang memungkinkan kita saling mendukung bertumbuhnya bakat-bakat lain.

NS: Mengapa Anda berpikir inisiatif tersebut penting? Apa kekuatan dari sebuah komunitas kreatif?
AW: Ketika saya memulai menjadi seorang seniman, saya memiliki dukungan dari keluarga, teman-teman dan para mentor, baik itu kecil maupun besar. Itu adalah dorongan yang besar untuk saya terus tumbuh. Saya percaya pembentukkan sebuah komunitas keatif untuk sesama seniman sangat penting dan menawarkan platform bagus untuk memunculkan ide-ide dari satu ke lainnya sementara Anda sendiri tetap dikelilingi oleh orang-orang yang sepaham.

NS: Siapa inspirasi terbesar dalam hidup Anda dan kenapa?
AW: Gunung-gunung dan lautan, burung-burung bernyanyi, suara hujan, ibu pertiwi dan semua yang ada disekeliling saya adalah yang paling menginspirasi saya.

NS: Bagaimana Anda berharap untuk melanjutkan karir Anda dan di mana Anda ingin berada dalam lima tahun ini?
AW: Saya selalu mencari kesempatan baru untuk kreativitas saya, jadi saya tidak dapat menentukan apa yang akan saya lakukan dalam lima tahun ini. Saya pasti masih melakukan pekerjaan kreatif, tapi saya akan mengikuti kata hati saya dan lihat ke mana kehidupan membawa saya.

Comments

comments



Share:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

  NOW!Singapore

SUBSCRIBE TO OUR MONTHLY NEWSLETTER TO GET THE LATEST UPDATES.


en_GB
id_ID