NS 48 - 61_Page_08_Image_0004

Oleh Justin Eeles

Beberapa tahun terakhir, Singapura mengalami lonjakan luar biasa pada jumlah restoran dan bar bergaya tapas yang bermunculan di seantero kota. Terinspirasi dari tradisi ala Mediterania yang warganya gemar berbagi makanan dari piring kecil, gerakan kuliner ini telah tumbuh pesat dan memopulerkan gaya bersantap yang lebih dari sekedar berbagi sepiring bola daging dan potongan roti saat mengobrol. Saat ini, sejumlah restoran terbaik dan terpopuler di Singapura telah menerapkan konsep tapas, dan membawanya lebih jauh lagi, dengan menyajikan menu-menu Barat dan Asia kontemporer sebagai suguhan untuk dinikmati bersama-sama sembari bersantai. Seringkali dengan duduk di bar sambil memperhatikan para chef bekerja. Di sini, kami menampilkan beberapa pilihan terbaik yang bisa Anda coba.

NS 48 - 61_Page_03_Image_0004

Esquina

Dibukanya Esquina telah membuka lembaran baru dalam kreativitas dunia kuliner di Singapura. Dibawah arahan chef selebriti Jason Atherton, Esquina mengedepankan konsep sederhana small is beautiful dengan sedikit gaya yang berbeda yang telah menginspirasi begitu banyak pengekor yang terpikat oleh paduan bahan-bahan berkualitas tinggi, energi kreatif, dan keunggulan kuliner restoran ini. Esquina menawarkan cita rasa Spanyol, tapi jangan mengharapkan cara penyajian tradisional ala bar tapas.

Di sini, fokusnya adalah suguhan makanan modern dengan banyak pengaruh dan penggunaan bahan-bahan dapur Asia. Karena tempatnya yang tidak terlalu besar, restoran ini selalu penuh setiap malam, sehingga kami sarankan datang sangat awal karena restoran ini tidak menerima reservasi, atau Anda juga bisa pertimbangkan mencoba paket business lunch mereka. Pilih kursi yang dekat dengan konter supaya bisa melihat para chef bekerja.

Walau dengan begitu Anda mungkin akan memesan lebih banyak dari seharusnya. Tapi hidup ini singkat dan harus dinikmati. Seperti dengan menikmati Spanish Breakfast, the George Bank Seared Scallops with Duck Green Curry , serta Chocolate Mousse with Vanilla Churros. Esquina akan menyajikan menu Festive Dinner hingga 24 Desember dengan menu-menu seperti Chestnut Soup with Truffle Egg and Jamon Iberico, Baked Seabass with Salt Baked Parsnip, Brussel Sprouts and Girolle Mushrooms and a Venison and Foie Gras Wellington, with Pear and Juniper.

16 Jiak Chuan Road, Singapore. Tel: 6222 1616, www.esquina.com.sg

NS 48 - 61_Page_04_Image_0002

Lolla
Terletak di Anne Siang Road, Lolla berkonsep sama seperti Esquina – dimana pengunjung duduk mengelilingi konter dan menyaksikan para chef menyiapkan makanan. Ada juga area duduk terpisah di lantai bawah, namun kami merekomendasikan tempat duduk konter jika memungkinkan. Menu disini terinspirasi dari cita rasa Mediterania, dengan bahan-bahan pilihan untuk membuat sajian yang kebanyakan dibuat untuk porsi sharing. Pilihan menu juga cukup simple, dimana setiap bagian terdiri dari tiga hingga empat pilihan saja. Hidangan yang cukup menonjol meliputi menu bread and butter yang sederhana tapi sangat lezat (roti baguette dari Maison Kayser yang disajikan dengan mentega Echire), lalu ada Beetroot Carpaccio, Tuna Belly Chutoro Tartare, daging Ribeye dari sapi grass-fed, dan Sea Urchin Pudding yang terkenal. Juga jangan sampai melewatkan Crème Catalana atau Steamed Dark Chocolate Pudding untuk makanan pencuci mulut.
22 Ann Siang Road, Singapore. Tel: 6423 1228, www.lolla.com.sg

NS 48 - 61_Page_05_Image_0001

TESS BAR & KITCHEN
Selain paling baru, bar/kitchen yang terletak dalam shop-house di Seah Street ini juga adalah salah satu yang terbaik. Dengan tim yang muda dan kreatif di belakang bar dan dapurnya, Tess mengkhususkan diri pada koktail dan food pairing. Bartender utama Steve Leong menyiapkan sederet koktail spesial atau kreasi kustom untuk mereka yang lebih berani, sementara chef Martin Wong dan timnya bertugas untuk menyiapkan masakan modern dengan pilihan porsi kecil, sedang atau besar untuk berbagi.

Menu yang direkomendasikan meliputi Baby Octopus, dengan Chorizo dan Sundried Cherry Tomatoes, lalu Sauteed Clams with Fennel and Chilli Jus serta Tess Wagyu Cubes and Bone Marrow yang sangat juicy. Jangan lewatkan juga Steamed Foie Gras Custard, disajikan dalam cangkang landak laut di atas biji lada, paduan rasa yang creamy dan lezat. Leong merekomendasikan untuk menikmati koktail Scandalous Pear dengan sajian Bone Marrow tadi, sementara chef Martin Wong memilih untuk memasangkan Negroni dengan Beef Cheeks. Menurut kami, coba sebanyak mungkin minuman dan makanan untuk sebuah malam yang tak terlupakan.
38 Seah Street, Singapore. Tel: 6337 7355, www.tessbar.com

NS 48 - 61_Page_06_Image_0002

&Sons
Spanyol bukan satu-satunya negara yang warganya memiliki tradisi berbagi sepiring makanan dengan segelas atau dua gelas anggur. Terinspirasi oleh tradisi Bocaros ala Venesia, yakni bar wine yang juga menyajikan cicheti (kudapan hangat dan dingin), & Sons dibuka tahun lalu di deretan ruko yang telah diubah total di Nankin Street, CBD.

Di dalamnya, terdapat ruang bergaya modern yang cukup luas dan diisi dengan sebuah bar, ruang makan besar, serta sebuah ruang salami. Karena sulitnya mendapatkan cured meat dan salami langsung dari Italia, restoran ini akhirnya memutuskan untuk memproduksinya sendiri di tempat. Hasilnya sungguh luar biasa dan pasti akan membuat para penggemar salami tidak sabar untuk datang ke sini.

Dengan para staf asli dari Italia berada di depan dan di balik dapur, &Sons menjanjikan sebuah perjalanan otentik ke kota paling romantis Italia, tentu dengan sedikit sentuhan Asia di sana-sini.

Mulailah pesanan Anda dengan Aperol Spritz yang menyegarkan atau CosmoNapolitan dari bar, koktail yang memadukan fragolino, vodka, dan jus lemon. Para pencinta wine akan menikmati pilihan wine Italia vintage dari hampir semua daerah di Italia. Menu yang paling menonjol meliputi Veal Ossobuco yang kaya rasa dan memuaskan, lalu ada Wagyu Beef Tagliata yang disajikan dengan salsa verde, serta Baccala Cakes with Sea Urchin Sabayon Taglioni yaitu patty ikan cod wangi yang dilapisi tepung roti yang dicampur dengan tinta cumi, lalu digoreng dan sajikan dengan saus Sabayon.

Semua pasta di sini dibuat segar alias homemade, seperti yang digunakan di menu spice-infused Taglioni with Crab and Nduja yang lezat dan digemari banyak pengunjung. Jangan lupa memesan sepiring dua piring salami, ditemani oleh irisan keju Italia pilihan, sebelum menutup makan malam Anda dengan gelato.
20 Cross Street, 03-50 China Square Central, Tel: 6221 3937, www.sons.com.sg

NS 48 - 61_Page_07_Image_0001

Anti:Dote
Ternyata bukan hanya restoran-restoran independen yang menawarkan menu sharing plates. Anti:dote di Fairmont hotel juga telah mendatangkan dua bakat muda kreatif untuk menyajikan koktail dan tapas ke pengunjung yang kian banyak berdatangan ke restoran ini. Di balik bar ada Tom Hogan, yang keahliannya bukan hanya dalam mencampur minuman, ia juga yang mendesain ilustrasi rumit di buku menu minuman. Untuk minuman beralkohol, cobalah Corpse Revolver, campuran absinthe, gin, liqueur jeruk homemade, lemon dan lillet blanc.

Chef Carlos Montobbio telah menyiapkan pilihan menu gourmet tapas eklektik yang terinspirasi gaya memasak molecular; beberapa diantaranya adalah menu tradisional dari kampung halamannya di Barcelona, beberapa dengan pengaruh rasa Asia yang kental.

Jangan lewatkan interpretasi chef Montobbio atas Pizza; lapisan keju Parmesan panggang yang dibubuhi dengan minyak zaitun, caviar, daun basil, serta potongan tomat. Atau juga Clam Chowder Spheres yang disajikan di atas sendok untuk sekali suap. Rasanya yang lembut dan creamy sangat ideal untuk dinikmati pada malam yang dingin, terutama dengan potongan daging bacon kering yang meninggalkan rasa khas di mulut.

Semua menu tapas di restoran ini disajikan dengan sangat cantik – jauh dari ekspektasi Anda akan makanan bar. Saat ini chef Montobbio sedang menggodok menu Chilli Crab, jadi nantikan menu ini di tahun 2015. Sementara waktu, nikmati hidangan Asia lain seperti Yellow Fin Tuna Skewers; 4 tusuk ikan dengan apel hijau, jeruk purut, bumbu ponzu jalapeno, dan Kuluga Caviar atau Shigoku Oyster, yang disajikan dengan jelly buah markisa, mentimun, dan krim wasabi. Selamat Makan!
The Fairmont, 80 Bras Basah Road, Singapore. Tel: 6339 7777, www.Fairmont.com

_MG_4679

Immigrants
Terletak di area Joo Chiat yang berkembang pesat, Immigrant adalah buah karya chef yang cukup termasyhur di Singapura, chef Damian D’Silva. Fokus restoran ini adalah menafsir ulang dan memperkenalkan hidangan tradisional dari suku bangsa yang ada di Singapura, jadi ada gabungan menarik antara makanan Peranakan, Melayu, dan Cina dalam menunya. Menu yang paling menonjol adalah Beef Cheek Rendang dan Grilled Ayam Sioh.

Coba juga Chilled Tofu with Century Egg Relish untuk meredakan pedas di mulut Anda. Mayoritas makanan disajikan di atas piring-piring kecil untuk berbagi, dikombinasikan dengan atmosfir hangat restoran ini, menjadikannya tempat yang pas untuk makan sambil bersantai. Immigrants juga menawarkan pilihan wine yang cukup lengkap, juga macam-macam bir spesial serta whiskey langka, tepat untuk dinikmati sambil menghabiskan waktu di daerah unik ini.

Immigrants, The Singapore Gastrobar, 467 Joo Chiat Road, Singapore. Tel: 8511 7322, www.immigrants-gastrobar.com

NS 48 - 61_Page_08_Image_0001

FOC
Pilihan kuliner di Hongkong Street kian meriah dengan hadirnya sebuah bar tapas spanyol, FOC. Dipimpin oleh Executive Chef Jordi Noguera dan bekerjasama dengan chef selebriti peraih bintang Michelin, Nando Jubany, FOC menyajikan masakan otentik ala Catalan, tentu dengan sentuhan modern yang atraktif. Interior restoran ini sangat nyentrik, memadu gaya industrial chic dan campuran macam-macam perabotan seperti motor gantung, lampu berbentuk gilingan merica, serta patung berukuran besar para pendiri restoran—semuanya diimpor langsung dari Barcelona. Pengunjung yang duduk di bar akan mendapatkan pemandangan terbaik ke arah dapur. Atau bisa juga duduk di dua area makan yang terpisah.

Disebut-sebut sebagai “fine fun food”, makanan di restoran ini ditampilkan dengan sentuhan nyeleneh dan detil yang luar biasa. Beberapa menu yang paling menonjol adalah Watermelon Gazpacho yang menyegarkan, dituang di atas es krim zaitun yang sebelumnya diasapi dengan arang. Lalu ada Grilled Scallops with Soya Caviar yang sangat lembut, disajikan diatas cangkang kerang yang nampak terpoles, serta Beef Cheek Sandwich yang sangat lezat, disajikan dalam bentuk mini burger dengan menggunakan roti brioche yang lembut.

Jangan sampai tidak mencoba Rib Eye Steak, disajikan di atas paprika merah panggang yang manis, atau dengan Black Mediterranean Seafood Paella yang populer. Mungkin menu yang paling menggambarkan kreativitas dan selera humor restoran ini adalah FOC Chocolate burger, sebuah sensasi yang sebaiknya dimakan langsung dengan kedua tangan Anda, untuk mendapatkan keseimbangan rasa dan tekstur yang sempurna. Bukannya roti, ada setangkup es krim vanilla yang mengapit daun mint (pengganti selada) dan buah stroberi (pengganti tomat) dan sebuah chocolate mousse patty (pengganti daging burger).

Tentu akan berantakan, tapi sungguh sepadan!

Kreativitas Immigrant tidak berhenti sampai di sini. Di belakang bar ada mixologist Dario Knox, yang sebelumnya berkarir di Catalunya, dan sangat terkenal dengan ramuan koktailnya yang inovatif. Tersedia sepanjang hari dengan harga yang kompetitif. Satu lagi alasan untuk mampir ke FOC. Kami anjurkan membuat reservasi sebelum berkunjung.
40 Hongkong Street, Singapore. Tel: 6100 4040, www.focrestaurant.com

Comments

comments



Share:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

  NOW!Singapore

SUBSCRIBE TO OUR MONTHLY NEWSLETTER TO GET THE LATEST UPDATES.


en_GB
id_ID